Sonnet untuk Menjadi Tua (Beserta balasannya)

6 12 2010

ketika usia menempati kita terlalu lama,

kau dan aku akan berangsur-angsur pandai melupa.

semua jalan itu akan asing jika dilalui sendiri maupun berdua

dan kita mulai kehilangan suara-suara

apalagi debar dada,

detaknya akan semakin tak terasa

 

tanganku akan lupa cara merangkulmu

tubuhku akan bertanya-tanya tentang pelukanmu

dan aku pun tak bisa memastikan, apakah aku akan masih bisa

menjangkau buah apel yang tergantung di pucuk pohon tinggi itu

untuk melepas dahagamu

oh, ular-ular yang mendesis itu barangkali mau bersabar

kuharap ia tak terlalu mengejar kita dengan desakan

“petiklah wahai adam! petiklah untuk itu perempuan!”

 

tapi gemetar yang bersarang di tanganku tak akan mampu memetiknya

mungkin kita akan menunggunya jatuh sambil bercerita

tentang masa lalu yang tak sepenuhnya kita lupa

ketika itu, maukah kau bersabar dan berpura-pura bahwa dunia yang menyebalkan ini

adalah surga yang berhasil kita kuasai, hawa?

 

Seorang teman saya, bernama Suzia Levina, juga suka menulis puisi. Ia membalas puisi yang saya tulis di atas dengan judul Balasan Sonnet untuk Menjadi Tua. Seru sekali. Selamat membaca, kawan-kawan.

 

 

Balasan Sonnet untuk Menjadi Tua


ketika usia menempati kita terlalu lama,

kau dan aku akan sering bertengkar perkara lupa.

aku mulai sering menghitung kerut kerut manis dahimu

dan kaupun mengelengkan kepala setiap melihat uban lebatku.

 

ntah kenapa tanganku seakan cepat sekali mengerut

ketika hendak menjaukau pundak ringkihmu.

dan aku pun sering menghayal akan peluk hangat mu.

bahkan sering cemas tak dapat takarkan gula pada kopimu,

 

dan ketika rabun mata menjadi penghalang rupamu

dan sesak napas penyekat kata sayang ku

maka satu hal saja yang kau perlu tau

yang ku minta hanya apel merah

yang berdenyut di dada kirimu.

penawar segala dahaga di dunia

yang sering aku umpat ini, wahai adam.

 

>>oleh Suzia Levina.

Padang, 2010


Tindakan

Information

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.